Saya jadi teringat, yakni berita terkini di media massa, tentang investigasi kasus kematian aktifis HAM, Munir. Yang saat ini tersangkut dengan dugaan (publik) adanya konspirasi tingkat tinggi antara intelejen dan aparat publik yang melayani korban saat itu, yakni Maskapai Penerbangan Garuda. Kinerja polisi yang melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap awak kapal yang notabene petugas di dalam pesawat dan orang orang yang diduga lemah keterlibatannya mengundang tanda tanya yang cenderung skeptis. Apakah sebenarnya ini merupakan ekses kambing hitam belaka atau memang ini yang diharapkan dengan mengumpulkan bukti bukti terdekat. Sebenarnya opini publik memang wajar, mengingat daftar panjang kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia saat ini dipenuhi banyak nilai merah dibandingkan prestasinya. Perlahan, saat ini publik menjadi apatis. Berita sekedar memenuhi media dan dirasa tidak menciptakan hasrat penting mengubah kredibilitas optimistik tentang keadilan. Publik menjadi mafhum dan parahnya lagi citra menjadi buram.
Tugas media mungkin menjelma menjadi mencari pembenaran empiris. Media dan jurnalisme bisa objektif. Tapi objektivitas bukanlah tujuan. Objektivitas adalah disiplin dalam melakukan verifikasi. Itulah sosok kebenaran yang diharapkan. Pembelajaran, untuk lebih mengerti. Masyarakat disisi lain memahami kepentingan yang dirasa cukup dalam kapasitas hierarkis. Sebuah kawasan umum dengan rasionalitas yang dicerap sebagai wujud eksistensialitasnya sendiri.
Mungkin ini wujud filsafat publik.
Seorang Walter Lippmann, pernah mengutarakan tentang upaya penyadaran publik. Sebuah relasi media antar kuasa. Dimana pertanggung jawaban dan otentisitas sebuah berita dapat meluncur dalam koridor yang lebih netral. Distorsi pencitraan makna dapat menghapus dan mendorong publik kearah yang tidak sesuai dengan harapan komunikasi. Publik ternyata memiliki keinginan mengatur apa yang mereka inginkan. Bukan realita atau fakta yang menyedihkan yang mereka ingin ketahui dan disimpan dalam memori kritis.
Dimensi sosial membutuhkan kejujuran, tapi sesuai yang mereka inginkan. Sendi-sendi pembelajaran dan sisi pencitraan yang lebih baik. Baik dipaksakan atau tidak.
Tidak heran muncul berita berita miring, soal hiburan, hedonisme dan polah politik keranjang sampah. Semua di kristalkan pada kebutuhan media mengejar tiras, rating dan dukungan spektator. Sesuatu yang aneh, pasti memiliki nilai berita. Karena di situlah keingintahuan orang ramai, muncul orang percaya pada apa yang mereka ingin percaya dan gambar-gambar yang ada dalam benak orang bisa lebih berkuasa dari realitas itu sendiri. Bahkan ketika realitas ada terang-benderang di depan mata kita. Kita dididik lebih untuk mempercayai apa yang kita harap ingin lihat. Publik menjadi mual dan gelisah membayangkan dengan kondisi alam sekarang. Publik ternyata sudah berubah menjadi sebuah komunitas kuasa yang patut di-service. Sesuai keinginannya pembelajaran yang menyimpan dualitas makna, menggiring ke arah yang lebih baik atau yang malah menghasilkan pemahaman yang salah.
Selasa, 12 Januari 2010
Senin, 12 Januari 2009
Social center
Mizan New Media: Menjadikan Produk-Produk Mizan dapat Diakses dengan Berbagai Media dan pada Berbagai Kesempatan
Adalah Nicholas Negroponte, Profesor Teknologi Media di MIT (Massachussetts Institute of Technology), yang menulis buku dengan judul Being Digital. Buku itu, aslinya, diterbitkan pada 1995. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 1998, Penerbit Mizan, di bawah “Seri Alaf”, menerbitkannya dalam edisi Indonesia. Sang raja media, Rupert Murdoch, berkomentar menarik tentang karya Negroponte ini, “Being Digital menyajikan fokus yang tajam tentang kemungkinan tak terhingga bagi masa depan, dan Anda tak perlu masuk MIT untuk bisa mengambil manfaat dari buku ini.”
Bayangkan, suatu pagi Anda membaca koran digital yang “dicetak” khusus untuk Anda. Dibantu oleh alat telepresence (kehadiran jarak jauh), bentuk digital Anda dapat hadir di beberapa tempat pada saat yang sama, tanpa harus berpindah sejangka pun dari rumah Anda. Banyak pekerjaan Anda akan diambil alih oleh antarmuka (penghubung) digital yang cerdas. Anda hidup di dunia digital. Ini tak terhindarkan.
Pada Kamis, 24 Februari 2008, apa yang digagas oleh Negroponte itu dihadirkan Mizan dalam bentuk “Mizan New Media”. Lewat “Mizan New Media”, Mizan Group menghadirkan layanan yang lebih komprehensif bagi masyarakat Indonesia untuk menyiasati era digital serta konvergensi media. Unit baru di dalam Mizan Group ini akan memastikan agar produk-produk Mizan dapat diakses dengan berbagai media dan pada berbagai kesempatan. “Mizan New Media” mengelola inisiatif-inisiatif konvergensi media yang telah dan akan dilakukan oleh Mizan Group.
Seperti yang dikatakan oleh Prof. Henry Jenkins (Convergence Culture Consortium, Massachussetts Institute of Technology), konvergensi adalah aliran konten (informasi, gambar, audio, video, dan lain-lain) ke pelbagai platform media, kerja sama antara pelbagai industri media, serta perilaku audiens yang memakai pelbagai media untuk mengonsumsi konten. Konvergensi media bukan saja didesain secara top-down oleh perusahaan-perusahaan yang ingin memperluas jangkauan bisnis melalui pelbagai platform media, tetapi juga secara bottom-up oleh hasrat konsumen yang ingin menggunakan media di mana pun, kapan pun, dan dalam format apa pun yang mereka inginkan.
Menurut Jenkins lagi, konvergensi bukan semata kemajuan teknologi, yaitu arah menuju adanya sebuah alat yang bisa melakukan pelbagai fungsi media. Terlebih-lebih, konvergensi adalah sebuah pergeseran budaya ketika konsumen dimungkinkan mengakses informasi dan konten yang sama (e-mail, misalnya) dalam pelbagai paltform media. Jadi, piranti keras bisa saja malah semakin beragam, tetapi konten yang akan berkonvergensi hingga bisa dibaca dalam pelbagai platform piranti keras.
Tantangan konvergensi, karenanya, ini sangat dirasakan oleh penyedia layanan content via teknologi cetak (penerbit buku, koran, dan majalah). Bagi mereka, kemampuan konvergensi ini bukan saja bisa menjadi bagian dari ikhtiar integrated marketing communication, tetapi bukan tidak mungkin menjadi harapan utama, kalau tidak satu-satunya, agar tetap survive di masa-masa datang.
Adalah Nicholas Negroponte, Profesor Teknologi Media di MIT (Massachussetts Institute of Technology), yang menulis buku dengan judul Being Digital. Buku itu, aslinya, diterbitkan pada 1995. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 1998, Penerbit Mizan, di bawah “Seri Alaf”, menerbitkannya dalam edisi Indonesia. Sang raja media, Rupert Murdoch, berkomentar menarik tentang karya Negroponte ini, “Being Digital menyajikan fokus yang tajam tentang kemungkinan tak terhingga bagi masa depan, dan Anda tak perlu masuk MIT untuk bisa mengambil manfaat dari buku ini.”
Bayangkan, suatu pagi Anda membaca koran digital yang “dicetak” khusus untuk Anda. Dibantu oleh alat telepresence (kehadiran jarak jauh), bentuk digital Anda dapat hadir di beberapa tempat pada saat yang sama, tanpa harus berpindah sejangka pun dari rumah Anda. Banyak pekerjaan Anda akan diambil alih oleh antarmuka (penghubung) digital yang cerdas. Anda hidup di dunia digital. Ini tak terhindarkan.
Pada Kamis, 24 Februari 2008, apa yang digagas oleh Negroponte itu dihadirkan Mizan dalam bentuk “Mizan New Media”. Lewat “Mizan New Media”, Mizan Group menghadirkan layanan yang lebih komprehensif bagi masyarakat Indonesia untuk menyiasati era digital serta konvergensi media. Unit baru di dalam Mizan Group ini akan memastikan agar produk-produk Mizan dapat diakses dengan berbagai media dan pada berbagai kesempatan. “Mizan New Media” mengelola inisiatif-inisiatif konvergensi media yang telah dan akan dilakukan oleh Mizan Group.
Seperti yang dikatakan oleh Prof. Henry Jenkins (Convergence Culture Consortium, Massachussetts Institute of Technology), konvergensi adalah aliran konten (informasi, gambar, audio, video, dan lain-lain) ke pelbagai platform media, kerja sama antara pelbagai industri media, serta perilaku audiens yang memakai pelbagai media untuk mengonsumsi konten. Konvergensi media bukan saja didesain secara top-down oleh perusahaan-perusahaan yang ingin memperluas jangkauan bisnis melalui pelbagai platform media, tetapi juga secara bottom-up oleh hasrat konsumen yang ingin menggunakan media di mana pun, kapan pun, dan dalam format apa pun yang mereka inginkan.
Menurut Jenkins lagi, konvergensi bukan semata kemajuan teknologi, yaitu arah menuju adanya sebuah alat yang bisa melakukan pelbagai fungsi media. Terlebih-lebih, konvergensi adalah sebuah pergeseran budaya ketika konsumen dimungkinkan mengakses informasi dan konten yang sama (e-mail, misalnya) dalam pelbagai paltform media. Jadi, piranti keras bisa saja malah semakin beragam, tetapi konten yang akan berkonvergensi hingga bisa dibaca dalam pelbagai platform piranti keras.
Tantangan konvergensi, karenanya, ini sangat dirasakan oleh penyedia layanan content via teknologi cetak (penerbit buku, koran, dan majalah). Bagi mereka, kemampuan konvergensi ini bukan saja bisa menjadi bagian dari ikhtiar integrated marketing communication, tetapi bukan tidak mungkin menjadi harapan utama, kalau tidak satu-satunya, agar tetap survive di masa-masa datang.
HANDPHONE TIPE COOL DYNAMIC
HANDPHONE TIPE COOL DYNAMIC
Sony Ericsson W910i ini menjadi biangnya ponsel entertaintment dengan kontrol musik Shake yang siap digoyang untuk mengganti lagu yang Anda simpan di ponsel Walkman gacoan Sony Ericsson ini. Sony Ericsson W910i digeber dengan software desktop multimedia, yang menjadi angin segar dalam menciptakan sensasi gres dalam mengontrol musik dalam mengatur playlist. Dan jangan lupa, ponsel ini juga menjadi yang pertama Sony Ericsson yang dibekali teknologi HSDPA & EDGE yang mahir ngebut dalam mendownload data. Transfer data juga bisa digeber via Bluetooth atau kabel USB ke komputer Anda. Ponsel GSM quad band yang beroperasi di jaringan 850, 900, 1800 & 1900 ini mampu bertahan ngobrol selama 9 jam dengan waktu stanby tanpa colokan listrik hingga 400 jam.
Sony Ericsson memang salah satu produsen ponsel yang paling gemar mengeluarkan model candybar, namun model candybar W910i inilah yang paling molek. W910i ini memiliki paras layar besar QVGA dan keypadnya yang dilapisi pelindung ternyata sangat responsif. Jika Anda bosan dengan warna hitam, warna oranye akan tampil eksklusif menjadi pilihan. Layar yang berukuran 2,6 inci ini yang akan memamerkan hasil bidikan kamera 3,2 megapixel dan sebagai layar lebar saat menonton video.
Player Walkman yang setiap hidung pasti mengenalinya, kini nongol sebagai banner Media di ponsel Sony Ericsson yang satu ini yang menghimpun musik, foto dan video Anda dalam satu lokasi. Tampilan gres menu Media ini mengingatkan kita akan tampilan Sony PSP (Playstation Portable). Masih ditambah bonus Podcast serta Audio Books yang mengatur sub bagian musik dan sistem tag foto yang diatur dengan rapi. Cara yang nyaman untuk mengakses seluruh koleksi file multimedia Anda.
Ponsel Walkman berteknologi 3G ini dipersenjatai pula dengan fitur SensMe yang memungkinkan Anda menamai lagu Anda sesuai mood. Lagu pop, menghentak, cepat, lambat atau melankolis seluruhnya bisa diwakili dengan simbol gambar saat membuat playlist.
W910i ini dibekali sensor gerakan yang lihai menghitung kecepatan secara otomatis saat mengubah orientasi tampilan dari portrait ke landscape layaknya Apple iPhone. Bagi Anda penggila musik yang memiliki koleksi lagu bejibun, jangan kuatir karena W910i ini mampu dijejali lagu hingga 8.000 judul. Jika masih kurang juga, Anda bisa menguping lewat fitur radio FM. Untuk membawa pulang ponsel yang berbobot 86 gram ini, Anda perlu merogoh kantong Rp 3.650.000.
Sony Ericsson W910i ini menjadi biangnya ponsel entertaintment dengan kontrol musik Shake yang siap digoyang untuk mengganti lagu yang Anda simpan di ponsel Walkman gacoan Sony Ericsson ini. Sony Ericsson W910i digeber dengan software desktop multimedia, yang menjadi angin segar dalam menciptakan sensasi gres dalam mengontrol musik dalam mengatur playlist. Dan jangan lupa, ponsel ini juga menjadi yang pertama Sony Ericsson yang dibekali teknologi HSDPA & EDGE yang mahir ngebut dalam mendownload data. Transfer data juga bisa digeber via Bluetooth atau kabel USB ke komputer Anda. Ponsel GSM quad band yang beroperasi di jaringan 850, 900, 1800 & 1900 ini mampu bertahan ngobrol selama 9 jam dengan waktu stanby tanpa colokan listrik hingga 400 jam.
Sony Ericsson memang salah satu produsen ponsel yang paling gemar mengeluarkan model candybar, namun model candybar W910i inilah yang paling molek. W910i ini memiliki paras layar besar QVGA dan keypadnya yang dilapisi pelindung ternyata sangat responsif. Jika Anda bosan dengan warna hitam, warna oranye akan tampil eksklusif menjadi pilihan. Layar yang berukuran 2,6 inci ini yang akan memamerkan hasil bidikan kamera 3,2 megapixel dan sebagai layar lebar saat menonton video.
Player Walkman yang setiap hidung pasti mengenalinya, kini nongol sebagai banner Media di ponsel Sony Ericsson yang satu ini yang menghimpun musik, foto dan video Anda dalam satu lokasi. Tampilan gres menu Media ini mengingatkan kita akan tampilan Sony PSP (Playstation Portable). Masih ditambah bonus Podcast serta Audio Books yang mengatur sub bagian musik dan sistem tag foto yang diatur dengan rapi. Cara yang nyaman untuk mengakses seluruh koleksi file multimedia Anda.
Ponsel Walkman berteknologi 3G ini dipersenjatai pula dengan fitur SensMe yang memungkinkan Anda menamai lagu Anda sesuai mood. Lagu pop, menghentak, cepat, lambat atau melankolis seluruhnya bisa diwakili dengan simbol gambar saat membuat playlist.
W910i ini dibekali sensor gerakan yang lihai menghitung kecepatan secara otomatis saat mengubah orientasi tampilan dari portrait ke landscape layaknya Apple iPhone. Bagi Anda penggila musik yang memiliki koleksi lagu bejibun, jangan kuatir karena W910i ini mampu dijejali lagu hingga 8.000 judul. Jika masih kurang juga, Anda bisa menguping lewat fitur radio FM. Untuk membawa pulang ponsel yang berbobot 86 gram ini, Anda perlu merogoh kantong Rp 3.650.000.
HANDHONE PERFORMANCE UNTUK BUSSINESMAN
HANDPHONE PERFORMANCE UNTUK BUSSINESMAN
Nokia seri E diperuntukkan bagi kalangan pebisnis dan para eksekutif. Banyak feature-feature tambahan yang dibenamkan ke seri E ini. Bahkan seri E ini juga merupakan seri yang paling canggih diantara seri-seri yang lain. Nokia E51 merupakan generasi penerus seri E yang bentuknya candy bar, dan merupakan kelanjutan dari seri E50 yang belum support 3G/HSDPA.
HP ini memiliki banyak kelebihan dari pendahulunya (Nokia E50) , antara lain sudah 3g/HSDPA (3,6 MBps), punya memory yang jauh lebih besar dan dari sisi ukuran lebih tipis (114.8 x 46 x 12 mm berat 100 gram, 61 cc) dan lebih ringan serta sudah WiFi (Wi-Fi 802.11g) dan bisa VoIP. Perbandingan selengklapnya antara E50 dan E51 silahkan click E51 vs E50.
Bentuk Nokia E51 ini sedikit berbeda dengan HP seri yang lain (selain Seri E), karena dilengkapi dengan tombol akses cepat seperti di sekeliling tombol navigationya, untuk mengakses fungsi-fungsi business secara cepat dan tepat. Masing-masing tombol mewakili 2 menu (long press dan short press), dan kelebihanya lagi kita bisa mendefininikan tombol2 tersebut untuk akses menu di E51.
HP ini juga dilengkapi dengan memory internal sebesar 130 MB, dan slot MicroSD yang dapat ditambahkan sampai ukuran 4GB. Akses ke menu-menu lebih cepat berkat processor ARM 11 369 MHz (sama dengan processor pada Nokia 6120 Classic). Dengan resolusi layar 320×250 TFT 16 Juta warna dan lebar diagonal layar yang 2 inch menjadikan layar E51 tampak lega baik untuk berkirim SMS, Browsing, Berkirim Email atau sekedar melihat koleksi foto.
Feature Wi-Fi dan VoIP (Voice Over IP) membedakan HP ini dengan HP seri N. Karena dikhususkan bagi pengguna di kalangan bisnis, maka kamera di HP ini tidak terlalu istimewa. Karena masih menggunakan kamera 2 MPixel yang belum autofocus (sama dengan Nokia 6120 Classic). Demikian pula untuk Music, hp ini masih kalah dengan Nokia N73 yang sudah ada sebelumnya.
Spesifikasi selengkapnya adalah sebegai berikut :
General Network
HSDPA / GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
Announced
2007, September
Status
Available. Released 2007, November
Size Dimensions
114.8 x 46 x 12 mm, 61 cc
Weight
100 g
Display Type
TFT, 16M colors
Size
240 x 320 pixels, 2 inches
- Five-way scroll key
- Downloadable themes
Ringtones Type
Polyphonic, MP3
Customization
Download
Vibration
Yes
Memory Phonebook
Practically unlimited entries and fields, Photocall
Call records
Detailed, max 30 days
Card slot
microSD (TransFlash), hotswap, buy memory
- 130 MB user data memory
- 96 MB SDRAM memory
- ARM 11 369 MHz processor
Data GPRS
Class 32
HSCSD
Yes
EDGE
Class 32
3G
HSDPA, 3.6 Mbps
WLAN
Wi-Fi 802.11g, VoIP over WLAN
Bluetooth
Yes, v2.0 with A2DP
Infrared port
Yes
USB
Yes, v2.0 miniUSB
Features OS
Symbian OS 9.2, Series 60 v3.1 UI
Messaging
SMS, MMS, Email, Instant Messaging
Browser
WAP 2.0/xHTML, HTML
Games
Downloadable, order now
Colors
Black, Silver
Camera
2 MP, 1600×1200 pixels, video(QVGA@15fps)
- Push to talk
- Java MIDP 2.0
- MP3/AAC/video player
- FM radio
- Document viewer
- T9
- Voice command/memo
- PIM including calendar, to-do list
- Integrated handsfree
Battery Standard battery, Li-Ion 1070 mAh ( BP-6MT)
Stand-by
Up to 310 h
Talk time
Up to 4 h 20 min
HP ini juga bisa digunakan untuk mengakses email dengan protokol POP3, IMAP, SMTP dan mendukung attachment. Viewer Attachment juga sudah disertakan antara lain PDF viewer, Office Application (QuickOffice) serta ZIP Manager.
Konektifitas HP ini sangat lengkap disamping memiliki Bluetooth dan Infra Red, dilengkapi juga dengan WiFI, VoIP dan 3,5G (3,6 Mbps) serta standar miniUSB untuk konek ke PC. HP ini juga dilengkapi dengan Radio FM yang bisa menyimpan sampai 50 kanal.
Kelebihan Nokia E51 :
Konektifitas sangat lengkap, design tipis layar lebar, bisa WiFI, VoIP
Kelemahan Nokia E51 :
Kameranya masih 2 Mega pixel dan belum autofocus, Kualitas music standar (tidak ada speaker stereo), belum ada GPS, tidak ada front camera (untuk video call).
Nokia seri E diperuntukkan bagi kalangan pebisnis dan para eksekutif. Banyak feature-feature tambahan yang dibenamkan ke seri E ini. Bahkan seri E ini juga merupakan seri yang paling canggih diantara seri-seri yang lain. Nokia E51 merupakan generasi penerus seri E yang bentuknya candy bar, dan merupakan kelanjutan dari seri E50 yang belum support 3G/HSDPA.
HP ini memiliki banyak kelebihan dari pendahulunya (Nokia E50) , antara lain sudah 3g/HSDPA (3,6 MBps), punya memory yang jauh lebih besar dan dari sisi ukuran lebih tipis (114.8 x 46 x 12 mm berat 100 gram, 61 cc) dan lebih ringan serta sudah WiFi (Wi-Fi 802.11g) dan bisa VoIP. Perbandingan selengklapnya antara E50 dan E51 silahkan click E51 vs E50.
Bentuk Nokia E51 ini sedikit berbeda dengan HP seri yang lain (selain Seri E), karena dilengkapi dengan tombol akses cepat seperti di sekeliling tombol navigationya, untuk mengakses fungsi-fungsi business secara cepat dan tepat. Masing-masing tombol mewakili 2 menu (long press dan short press), dan kelebihanya lagi kita bisa mendefininikan tombol2 tersebut untuk akses menu di E51.
HP ini juga dilengkapi dengan memory internal sebesar 130 MB, dan slot MicroSD yang dapat ditambahkan sampai ukuran 4GB. Akses ke menu-menu lebih cepat berkat processor ARM 11 369 MHz (sama dengan processor pada Nokia 6120 Classic). Dengan resolusi layar 320×250 TFT 16 Juta warna dan lebar diagonal layar yang 2 inch menjadikan layar E51 tampak lega baik untuk berkirim SMS, Browsing, Berkirim Email atau sekedar melihat koleksi foto.
Feature Wi-Fi dan VoIP (Voice Over IP) membedakan HP ini dengan HP seri N. Karena dikhususkan bagi pengguna di kalangan bisnis, maka kamera di HP ini tidak terlalu istimewa. Karena masih menggunakan kamera 2 MPixel yang belum autofocus (sama dengan Nokia 6120 Classic). Demikian pula untuk Music, hp ini masih kalah dengan Nokia N73 yang sudah ada sebelumnya.
Spesifikasi selengkapnya adalah sebegai berikut :
General Network
HSDPA / GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
Announced
2007, September
Status
Available. Released 2007, November
Size Dimensions
114.8 x 46 x 12 mm, 61 cc
Weight
100 g
Display Type
TFT, 16M colors
Size
240 x 320 pixels, 2 inches
- Five-way scroll key
- Downloadable themes
Ringtones Type
Polyphonic, MP3
Customization
Download
Vibration
Yes
Memory Phonebook
Practically unlimited entries and fields, Photocall
Call records
Detailed, max 30 days
Card slot
microSD (TransFlash), hotswap, buy memory
- 130 MB user data memory
- 96 MB SDRAM memory
- ARM 11 369 MHz processor
Data GPRS
Class 32
HSCSD
Yes
EDGE
Class 32
3G
HSDPA, 3.6 Mbps
WLAN
Wi-Fi 802.11g, VoIP over WLAN
Bluetooth
Yes, v2.0 with A2DP
Infrared port
Yes
USB
Yes, v2.0 miniUSB
Features OS
Symbian OS 9.2, Series 60 v3.1 UI
Messaging
SMS, MMS, Email, Instant Messaging
Browser
WAP 2.0/xHTML, HTML
Games
Downloadable, order now
Colors
Black, Silver
Camera
2 MP, 1600×1200 pixels, video(QVGA@15fps)
- Push to talk
- Java MIDP 2.0
- MP3/AAC/video player
- FM radio
- Document viewer
- T9
- Voice command/memo
- PIM including calendar, to-do list
- Integrated handsfree
Battery Standard battery, Li-Ion 1070 mAh ( BP-6MT)
Stand-by
Up to 310 h
Talk time
Up to 4 h 20 min
HP ini juga bisa digunakan untuk mengakses email dengan protokol POP3, IMAP, SMTP dan mendukung attachment. Viewer Attachment juga sudah disertakan antara lain PDF viewer, Office Application (QuickOffice) serta ZIP Manager.
Konektifitas HP ini sangat lengkap disamping memiliki Bluetooth dan Infra Red, dilengkapi juga dengan WiFI, VoIP dan 3,5G (3,6 Mbps) serta standar miniUSB untuk konek ke PC. HP ini juga dilengkapi dengan Radio FM yang bisa menyimpan sampai 50 kanal.
Kelebihan Nokia E51 :
Konektifitas sangat lengkap, design tipis layar lebar, bisa WiFI, VoIP
Kelemahan Nokia E51 :
Kameranya masih 2 Mega pixel dan belum autofocus, Kualitas music standar (tidak ada speaker stereo), belum ada GPS, tidak ada front camera (untuk video call).
klasifikasi handphone High End
Klasifikasi Handphone High end
Nokia E90, Komputer dalam genggaman
Jika dahulu pernah komputer dibayangkan hadir dalam bentuk yang kecil yang portable, maka kemudian inovasi teknologi notebook telah menjawabnya. Dan jika kemudian orang lebih mengangankan fleksibilitas dan efesiensi dalam pemakaian peralatan kerjanya, termasuk penggunaan komputer dan handphone, maka angan inipun kemudian terwujud dengan hadirnya generasi handphone ‘pintar’ ataupun PDA. Inovasi penyatuan kedua sarana komunikasi data ini pun semakin berkembang. Padu padan komputer di dalam handphone pun semakin marak ditawarkan berbagai vendor telepon seluler. Tak terkecuali oleh Nokia. Nokia melalui seri communicator-nya kembali meluncurkan varian terbarunya Nokia E90 yang merupakan penerus generasi communicator sebelumnya, N9210, N9300, maupun N9500.
Dalam kurun waktu tiga tahun setelah peluncuran N9500, ternyata Nokia telah mempersiapkan dengan baik generasi terbarunya, Nokia E90. Seperti juga seri communicator Nokia yang lain, ‘kecerdasan’ dalam mengerjakan berbagai macam aplikasi pengolahan data sekaligus kemudahan dalam komunikasi data dan pengaksesan Internet menjadi ciri khas dari varian ini, selain tentunya berbagai pengembangan fitur multimedia dan mapping yang ada.
Untuk Sistem Operasi, Nokia E90 mengandalkan Symbian S60, yang didukung QuickOffice sebagai pengolah data-data Office, data hasil kompresi, maupun PDF. Sedangkan untuk urusan email, E90 mengandalkan protokol SMTP/POP3, dengan berbagai pilihan 'push' email. Adapun layanan email pihak ketiga yang disediakan meliputi Mail for Exchange 1.5 (dikirim melalui Aplikasi Nokia Downloads!), Visto Mobile v5.5, dan RIM BlackBerry Connect v2.1. Selain Instant Messaging E90 juga hadir bersama text-to-speech reader.
Untuk pengiriman data, E90 menjamin dengan HSDPA (High Speed Download Packet Access) hingga 3,6 Mbit, sehingga proses pengiriman data dapat berlangsung dengan cepat. Untuk fasilitas Internet, pengguna E90 juga dimanjakan dengan Internet Call rilis 2.1 untuk membuat panggilan VoIP (voice over IP).
Untuk fasilitas multimedia, Nokia E90 dilengkapi dengan Real Player maupun musik player yang mendukung file audio maupun video dengan tipe file MP3 dan AAC. Untuk dapat mendengarkan radio di manapun berada, E90 memperlengkapi diri dengan FM Tunner. Selain itu juga E90 dapat menjadi pemandu arah melalui fitur GPS dan Nokia Maps yang disediakannya.
Selain itu fitur 3G merupakan terobosan baru yang dilakukan Nokia untuk seri communicator E90, mengingat communicator sebelumnya belum mengusung fitur ini. Maka layaklah jika kemudian ‘komputer dalam genggaman’ ini dibandrol dengan harga relatif tinggi, yaitu sekitar 14 juta rupiah. Dan dengan harga yang relatif tinggi untuk ukuran handphone ini pula, yang menjadi alasan Nokia E90 menjadi sebuah simbol kemapanan pemakainya.(dna)
Nokia E90, Komputer dalam genggaman
Jika dahulu pernah komputer dibayangkan hadir dalam bentuk yang kecil yang portable, maka kemudian inovasi teknologi notebook telah menjawabnya. Dan jika kemudian orang lebih mengangankan fleksibilitas dan efesiensi dalam pemakaian peralatan kerjanya, termasuk penggunaan komputer dan handphone, maka angan inipun kemudian terwujud dengan hadirnya generasi handphone ‘pintar’ ataupun PDA. Inovasi penyatuan kedua sarana komunikasi data ini pun semakin berkembang. Padu padan komputer di dalam handphone pun semakin marak ditawarkan berbagai vendor telepon seluler. Tak terkecuali oleh Nokia. Nokia melalui seri communicator-nya kembali meluncurkan varian terbarunya Nokia E90 yang merupakan penerus generasi communicator sebelumnya, N9210, N9300, maupun N9500.
Dalam kurun waktu tiga tahun setelah peluncuran N9500, ternyata Nokia telah mempersiapkan dengan baik generasi terbarunya, Nokia E90. Seperti juga seri communicator Nokia yang lain, ‘kecerdasan’ dalam mengerjakan berbagai macam aplikasi pengolahan data sekaligus kemudahan dalam komunikasi data dan pengaksesan Internet menjadi ciri khas dari varian ini, selain tentunya berbagai pengembangan fitur multimedia dan mapping yang ada.
Untuk Sistem Operasi, Nokia E90 mengandalkan Symbian S60, yang didukung QuickOffice sebagai pengolah data-data Office, data hasil kompresi, maupun PDF. Sedangkan untuk urusan email, E90 mengandalkan protokol SMTP/POP3, dengan berbagai pilihan 'push' email. Adapun layanan email pihak ketiga yang disediakan meliputi Mail for Exchange 1.5 (dikirim melalui Aplikasi Nokia Downloads!), Visto Mobile v5.5, dan RIM BlackBerry Connect v2.1. Selain Instant Messaging E90 juga hadir bersama text-to-speech reader.
Untuk pengiriman data, E90 menjamin dengan HSDPA (High Speed Download Packet Access) hingga 3,6 Mbit, sehingga proses pengiriman data dapat berlangsung dengan cepat. Untuk fasilitas Internet, pengguna E90 juga dimanjakan dengan Internet Call rilis 2.1 untuk membuat panggilan VoIP (voice over IP).
Untuk fasilitas multimedia, Nokia E90 dilengkapi dengan Real Player maupun musik player yang mendukung file audio maupun video dengan tipe file MP3 dan AAC. Untuk dapat mendengarkan radio di manapun berada, E90 memperlengkapi diri dengan FM Tunner. Selain itu juga E90 dapat menjadi pemandu arah melalui fitur GPS dan Nokia Maps yang disediakannya.
Selain itu fitur 3G merupakan terobosan baru yang dilakukan Nokia untuk seri communicator E90, mengingat communicator sebelumnya belum mengusung fitur ini. Maka layaklah jika kemudian ‘komputer dalam genggaman’ ini dibandrol dengan harga relatif tinggi, yaitu sekitar 14 juta rupiah. Dan dengan harga yang relatif tinggi untuk ukuran handphone ini pula, yang menjadi alasan Nokia E90 menjadi sebuah simbol kemapanan pemakainya.(dna)
Selasa, 06 Januari 2009
SEMUA HAL TENTANG BLOG
SEMUA HAL TENTANG BLOG
Dihimpun dari Wikipedia bahasa indonesia
Blog merupakan singkatan dari "web log" adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.
Sejarah
Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.
Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif.
Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.
Komunitas Blogger
Komunitas blogger adalah sebuah ikatan yang terbentuk dari para blogger berdasarkan kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan asal daerah, kesamaan kampus, kesamaan hobi, dan sebagainya. Para blogger yang tergabung dalam komunitas-komunitas blogger tersebut biasanya sering mengadakan kegiatan-kegiatan bersama-sama seperti kopi darat.
Untuk bisa bergabung di komunitas blogger, biasanya ada semacam syarat atau aturan yang harus dipenuhi untuk bisa masuk di komunitas tersebut, misalkan berasal dari daerah tertentu. Beberapa jenis komunitas blogger adalah Komunitas Blogger Daerah, yaitu Komunitas Blogger berdasarkan kedaerahan atau wilayah tertentu, Komunitas Blogger Non-Daerah, yang biasanya terbentuk karena kesamaan hobi atau yang lainnya, dan Komunitas Blogger Kampus.
Jenis-jenis blog
• Blog politik: Tentang berita, politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (Seperti kampanye).
• Blog pribadi: Disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian seseorang, keluhan, puisi atau syair, gagasan jahat, dan perbincangan teman.
• Blog bertopik: Blog yang membahas tentang sesuatu, dan fokus pada bahasan tertentu
• Blog kesehatan: Lebih spesifik tentang kesehatan. Blog kesehatan kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-ketarangan tentang kesehatan, dll.
• Blog sastra: Lebih dikenal sebagai litblog (Literary blog).
• Blog perjalanan: Fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan/traveling.
• Blog riset: Persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru.
• Blog hukum: Persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebut juga dengan blawgs (Blog Laws).
• Blog media: Berfokus pada bahasan kebohongan atau ketidakkonsistensi media massa; biasanya hanya untuk koran atau jaringan televisi
• Blog agama: Membahas tentang agama
• Blog pendidikan: Biasanya ditulis oleh pelajar atau guru.
• Blog kebersamaan: Topik lebih spesifik ditulis oleh kelompok tertentu.
• Blog petunjuk (directory): Berisi ratusan link halaman website.
• Blog bisnis: Digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnis mereka
• Blog pengejawantahan: Fokus tentang objek diluar manusia; seperti anjing
• Blog pengganggu (spam): Digunakan untuk promosi bisnis affiliate; juga dikenal sebagai splogs (Spam Blog)
Budaya populer
Ngeblog (istilah bahasa Indonesia untuk blogging) harus dilakukan hampir setiap waktu untuk mengetahui eksistensi dari pemilik blog. Juga untuk mengetahui sejauh mana blog dirawat (mengganti template) atau menambah artikel. Sekarang ada lebih 10 juta blog yang bisa ditemukan di Internet. Dan masih bisa berkembang lagi, karena saat ini ada banyak sekali software, tool, dan aplikasi Internet lain yang mempermudah para blogger (sebutan pemilik blog) untuk merawat blognya.
Resiko kejahatan
Karena blog sering digunakan untuk menulis aktivitas sehari-hari yang terjadi pada penulisnya, ataupun merefleksikan pandangan-pandangan penulisnya tentang berbagai macam topik yang terjadi dan untuk berbagi informasi - blog menjadi sumber informasi bagi para hacker, pencuri identitas, mata-mata, dan lain sebagainya. Banyak berkas-berkas rahasia dan penulisan isu sensitif ditemukan dalam blog-blog. Hal ini berakibat dipecatnya seseorang dari pekerjaannya, diblokir aksesnya, didenda, dan bahkan ditangkap. (AZWAR)
Dihimpun dari Wikipedia bahasa indonesia
Blog merupakan singkatan dari "web log" adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.
Sejarah
Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.
Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif.
Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.
Komunitas Blogger
Komunitas blogger adalah sebuah ikatan yang terbentuk dari para blogger berdasarkan kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan asal daerah, kesamaan kampus, kesamaan hobi, dan sebagainya. Para blogger yang tergabung dalam komunitas-komunitas blogger tersebut biasanya sering mengadakan kegiatan-kegiatan bersama-sama seperti kopi darat.
Untuk bisa bergabung di komunitas blogger, biasanya ada semacam syarat atau aturan yang harus dipenuhi untuk bisa masuk di komunitas tersebut, misalkan berasal dari daerah tertentu. Beberapa jenis komunitas blogger adalah Komunitas Blogger Daerah, yaitu Komunitas Blogger berdasarkan kedaerahan atau wilayah tertentu, Komunitas Blogger Non-Daerah, yang biasanya terbentuk karena kesamaan hobi atau yang lainnya, dan Komunitas Blogger Kampus.
Jenis-jenis blog
• Blog politik: Tentang berita, politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (Seperti kampanye).
• Blog pribadi: Disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian seseorang, keluhan, puisi atau syair, gagasan jahat, dan perbincangan teman.
• Blog bertopik: Blog yang membahas tentang sesuatu, dan fokus pada bahasan tertentu
• Blog kesehatan: Lebih spesifik tentang kesehatan. Blog kesehatan kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-ketarangan tentang kesehatan, dll.
• Blog sastra: Lebih dikenal sebagai litblog (Literary blog).
• Blog perjalanan: Fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan/traveling.
• Blog riset: Persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru.
• Blog hukum: Persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebut juga dengan blawgs (Blog Laws).
• Blog media: Berfokus pada bahasan kebohongan atau ketidakkonsistensi media massa; biasanya hanya untuk koran atau jaringan televisi
• Blog agama: Membahas tentang agama
• Blog pendidikan: Biasanya ditulis oleh pelajar atau guru.
• Blog kebersamaan: Topik lebih spesifik ditulis oleh kelompok tertentu.
• Blog petunjuk (directory): Berisi ratusan link halaman website.
• Blog bisnis: Digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnis mereka
• Blog pengejawantahan: Fokus tentang objek diluar manusia; seperti anjing
• Blog pengganggu (spam): Digunakan untuk promosi bisnis affiliate; juga dikenal sebagai splogs (Spam Blog)
Budaya populer
Ngeblog (istilah bahasa Indonesia untuk blogging) harus dilakukan hampir setiap waktu untuk mengetahui eksistensi dari pemilik blog. Juga untuk mengetahui sejauh mana blog dirawat (mengganti template) atau menambah artikel. Sekarang ada lebih 10 juta blog yang bisa ditemukan di Internet. Dan masih bisa berkembang lagi, karena saat ini ada banyak sekali software, tool, dan aplikasi Internet lain yang mempermudah para blogger (sebutan pemilik blog) untuk merawat blognya.
Resiko kejahatan
Karena blog sering digunakan untuk menulis aktivitas sehari-hari yang terjadi pada penulisnya, ataupun merefleksikan pandangan-pandangan penulisnya tentang berbagai macam topik yang terjadi dan untuk berbagi informasi - blog menjadi sumber informasi bagi para hacker, pencuri identitas, mata-mata, dan lain sebagainya. Banyak berkas-berkas rahasia dan penulisan isu sensitif ditemukan dalam blog-blog. Hal ini berakibat dipecatnya seseorang dari pekerjaannya, diblokir aksesnya, didenda, dan bahkan ditangkap. (AZWAR)
Selasa, 16 Desember 2008
PERTEKOM : PERKEMBANGAN TELEVISI
TELEVISI DAN PERKEMBANGANNYA
Di himpun dari Ensiklopedia
Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia 'televisi' secara tidak formal disebut dengan TV, tivi, teve atau tipi
Perkembangan
Dalam penemuan televisi (tv), terdapat banyak pihak, penemu maupun inovator yang terlibat, baik perorangan maupun badan usaha. Televisi adalah karya massal yang dikembangkan dari tahun ke tahun. Awal dari televisi tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar, hukum gelombang elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik.
• 1876 - George Carey menciptakan selenium camera yang digambarkan dapat membuat seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda.
• 1884 - Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis.
• 1888 - Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Namun LCD baru dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.
• 1897 - Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Inilah yang menjadi dassar televisi layar tabung.
• 1900 - Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris.
• 1907 - Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan sinar katoda untuk mengirim gambar.
• 1927 - Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televisi.
• 1929 - Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT.
• 1940 - Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.
• 1958 - Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan dikemukakan Dr. Glenn Brown.
• 1964 - Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber.
• 1967 - James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.
• 1968 - Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George Heilmeier.
• 1975 - Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna.
• 1979 - Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat display warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.
• 1981 - Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis.
• 1987 - Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali.
• 1995 - Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang. Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi senilai 26 juta dolar Amerika Serikat dari perusahaan Matsushita.
• dekade 2000- Masing masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari sebelumnya.
Memang benar banyak sebagian orang mengatakan kalau gambar yang dihasilkan TV LCD dan Plasma memiliki resolusi yang lebih tinggi. Tetapi kekurangannya adalah masa atau umur TV tersebut tidak dapat berumur panjang jika kita memakainya terus-menerus jika kalau dibandingkan dengan TV CRT atau yang di kenal sebagai Tivi biasa yang kebanyakkan orang pakai pada umumnya.
Jenis televisi
• Televisi analog
Televisi analog mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase dan/atau frekuensi dari sinyal. Seluruh sistem sebelum Televisi digital dapat dimasukan ke analog.
Sistem televisi analog umum
• NTSC
• PAL
• SECAM
• Televisi digital
Televisi digital atau penyiaran digitaladalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio, dan data ke pesawat televisi.
Pengembangan televisi digital antara lain dikarenakan:
• Perubahan lingkungan eksternal
o Pasar TV analog yang sudah jenuh
o Kompetisi dengan sistem penyiaran satelit dan kabel
• Perkembangan teknologi
o Teknologi pemrosesan sinyal digital
o Teknologi transmisi digital
o Teknologi semikonduktor
o Teknologi peralatan yang beresolusi tingggi
Perkembangan baru
• Televisi digital (Digital Television, DTV)
• TV Resolusi Tinggi (High Definition TV, HDTV)
• Video Resolusi Ultra Tinggi (Ultra High Definition Video, UHDV)
• Direct Broadcast Satellite TV (DBS)
• Televisi internet
• TV Web
• Video atas-permintaan (Video on-demand, VOD)
• Perekam Video Digital
• DVD
• CableCARD™
• LCD dan Plasma display TV Layar Datar
• High-Definition Multimedia Interface (HDMI)
• The Broadcast Flag
AZWAR YUSUF
Di himpun dari Ensiklopedia
Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia 'televisi' secara tidak formal disebut dengan TV, tivi, teve atau tipi
Perkembangan
Dalam penemuan televisi (tv), terdapat banyak pihak, penemu maupun inovator yang terlibat, baik perorangan maupun badan usaha. Televisi adalah karya massal yang dikembangkan dari tahun ke tahun. Awal dari televisi tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar, hukum gelombang elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik.
• 1876 - George Carey menciptakan selenium camera yang digambarkan dapat membuat seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda.
• 1884 - Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis.
• 1888 - Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Namun LCD baru dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.
• 1897 - Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Inilah yang menjadi dassar televisi layar tabung.
• 1900 - Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris.
• 1907 - Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan sinar katoda untuk mengirim gambar.
• 1927 - Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televisi.
• 1929 - Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT.
• 1940 - Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.
• 1958 - Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan dikemukakan Dr. Glenn Brown.
• 1964 - Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber.
• 1967 - James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.
• 1968 - Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George Heilmeier.
• 1975 - Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna.
• 1979 - Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat display warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.
• 1981 - Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis.
• 1987 - Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali.
• 1995 - Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang. Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi senilai 26 juta dolar Amerika Serikat dari perusahaan Matsushita.
• dekade 2000- Masing masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari sebelumnya.
Memang benar banyak sebagian orang mengatakan kalau gambar yang dihasilkan TV LCD dan Plasma memiliki resolusi yang lebih tinggi. Tetapi kekurangannya adalah masa atau umur TV tersebut tidak dapat berumur panjang jika kita memakainya terus-menerus jika kalau dibandingkan dengan TV CRT atau yang di kenal sebagai Tivi biasa yang kebanyakkan orang pakai pada umumnya.
Jenis televisi
• Televisi analog
Televisi analog mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase dan/atau frekuensi dari sinyal. Seluruh sistem sebelum Televisi digital dapat dimasukan ke analog.
Sistem televisi analog umum
• NTSC
• PAL
• SECAM
• Televisi digital
Televisi digital atau penyiaran digitaladalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio, dan data ke pesawat televisi.
Pengembangan televisi digital antara lain dikarenakan:
• Perubahan lingkungan eksternal
o Pasar TV analog yang sudah jenuh
o Kompetisi dengan sistem penyiaran satelit dan kabel
• Perkembangan teknologi
o Teknologi pemrosesan sinyal digital
o Teknologi transmisi digital
o Teknologi semikonduktor
o Teknologi peralatan yang beresolusi tingggi
Perkembangan baru
• Televisi digital (Digital Television, DTV)
• TV Resolusi Tinggi (High Definition TV, HDTV)
• Video Resolusi Ultra Tinggi (Ultra High Definition Video, UHDV)
• Direct Broadcast Satellite TV (DBS)
• Televisi internet
• TV Web
• Video atas-permintaan (Video on-demand, VOD)
• Perekam Video Digital
• DVD
• CableCARD™
• LCD dan Plasma display TV Layar Datar
• High-Definition Multimedia Interface (HDMI)
• The Broadcast Flag
AZWAR YUSUF
Langganan:
Postingan (Atom)