Jumat, 17 Oktober 2008

KPK, BAGAIKAN OASE DI TENGAH GURUN PASIR

Korupsi tampaknya sudah menjadi budaya bagi masyarakat indonesia. Baik tua, muda, pria, wanita, dan dari lapisan masyarakat apapun pernah melakukan tindakan korupsi. Dari korupsi waktu sampai korupsi uang bermilyaran rupiah sering terjadi. Indonesia merupakan ladang basah bagi para koruptor, khususnya korupsi uang negara milik rakyat. Tiap tahun korupsi yang terjadi di indonesia terus meningkat. Tidak hanya meningkat jumlah koruptornya, tetapi jumlah materi yang dikorupsikan pun makin besar. Belum lama ini terungkap kasus korupsi milyaran rupiah yang dilakukan oleh pejabat pemerintahan. Itu adalah uang rakyat. Sungguh ironis memang, ditengah banyaknya rakyat yang kelaparan karena kemiskinan, makin tingginya angka pengangguran, mahalnya biaya pengobatan di rumah sakit, dan masih banyak persoalan-persoalan yang lain di negeri kita ini. Tetapi, masih ada orang yang tega untuk mengkorupsikan uang rakyat tersebut. Itulah salah satu bentuk kebobrokan moral dari segelintir mayarakat indonesia.
Kini, mulai tampak secercah harapan baru untuk meredam dan mengatasi kebiadaban “tikus-tikus” tersebut. Pada tanggal 29 desember 2003, telah dibentuk lembaga kebal hukum yang bebas bergerak kemanapun. Eksekutif, legislatif, yudikatif dan lembaga-lembaga pemerintahan yang lain dapat langsung “diobok-obok” oleh lembaga “baru” tersebut. “Tikus-tikus” yang selama ini bebas berkeliaran “memakan” uang rakyat. Kini mereka semua harus harap-harap cemas setelah terbentuknya lembaga “ular” yang dengan licin berliuk-liuk siap memangsa “tikus-tikus” tersebut. Lembaga “ular” itu bernama KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), yang dengan sigap dan siap berkomitmen untuk memberantas korupsi yang suda sedemikian parah di indonesia, khususnya dilembaga pemerintahan. KPK bagaikan oase ditengah gurun pasir, memberikan harapan baru yang dapat membasahi ditengah kekeringan moral para koruptor.
Tindak-tanduk kinerja KPK sudah terlihat tajinya. Tidak lama setelah presiden Megawati soekarno putri melantik ketua KPK pertama dibawah pimpinan Taufikkurahman ruqi. KPK berhasil menyeret pejabat publik yang melakukan tindakan korupsi. Kasus fenomenal tindakan korupsi yang berhasil diungkap adalah kasus korupsi yang dilakukan oleh lembaga KPU (Komisi Pemilihan Umum). KPK menyeret ketua KPU Nazarudin samsudin, anggota KPU Mulyana W kusuma dan beserta anggota KPU lain yang melakukan tindakan korupsi dalam hal pendistribusian logistik dan surat suara yang dapat merugikan negara sebesar Rp. 500 milyar lebih. Itu merupakan gebrakan besar yang dilakukan KPK. Lembaga “baru” tersebut berhasil membongkar praktik-praktik kotor dilembaga penyelenggara pemilu 2004 tersebut. Tidak hanya kasus KPU saja yang berhasil diungkap KPK. Kasus fenomenal lainnya adalah KPK berhasil menyeret Gubernur Nangroe Aceh Darussalam (NAD) Abdullah puteh kedalam jeruji besi. Abdullah puteh melakukan tindakan korupsi menggelapkan dana untuk pembelian helikopter. Selain itu, KPK masih terus mengungkap kasus-kasus korupsi lainnya. Selama empat tahun dibawah ketua KPK pertama Taufikkurahman ruqi, KPK menunjukan taringnya. KPK menjadi sebuah lembaga yang disegani dan momok yang menakutkan bagi para koruptor.
Setelah habis masa tugas empat tahun, kepengurusan KPK dibawah Taufikkurahman ruqi berpindah tangan. Pada tanggal 18 desember 2007, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik ketua KPK yang baru, Antasari azhar. Dibawah pimpinan Antasari azhar diharapkan kinerja KPK menjadi lebih baik dan semakin buas memangsa para koruptor layaknya singa kelaparan. Harapan itu terbukti. Baru empat bulan setelah dilantik, KPK berhasil mengungkap kasus-kasus korupsi besar. Kasus korupsi BLBI yang selama ini sulit dijamah. Kini, telah berhasil diungkap oleh KPK. Arthalita suryani yang terjerat kasus BLBI berhasil ditangkap dan juga ikut terseret jaksa Urip tri gunawan yang menerima suap 610.000 dolar AS. KPK juga berhasil “mengobok-obok” Bank Indonesia (BI). Mantan Gubernur BI Burhanudin abdullah, Direktur hukum BI Oey hoey tiang dan mantan Kepala biro BI Surabaya Rusli simanjuntak terjerat kasus korupsi penggunaan dana YPPI sebesar Rp 100 milyar. Kasus korupsi lain yang ada di BI terus diungkap. Anggota DPR RI dari partai Golkar Hamka yandhu ikut terjerat. Hamka yandhu menerima aliran dana haram dari BI sebesar RP 31,5 milyar. KPK terus membongkar kasus korupsi di lembaga legislatif. Anggota DPR Al amin nasution berhasil diseret KPK ke pengadilan dalam kasus menerima dana haram untuk alih fungsi hutan lindung di daerah Bintan Kepulauan Riau. KPK tidak hanya membongkar kasus korupsi di DPR dan BI saja. KPK berhasil membongkar kasus korupsi di tubuh POLRI. Mantan Kapolri Rusdiharjo berhasil dijerat KPK dalam kasus pungli pada pengurusan dokumen keimigrasian sebesar Rp 15 milyar. KPK memang merupakan sebuah lembaga yang super body yang bebas bergerak kemanapun untuk mengungkap kasus korupsi yang ada di Indonesia.
Terbongkarnya kasus-kasus besar tersebut merupakan bukti kinerja KPK yang semakin baik. KPK tidak pandang bulu dalam membasmi para koruptor. KPK berhasil mengamankan uang rakyat yang saat ini sedang gencar dilirik oleh para koruptor yang tak tahu diri yang siap memakan uang milik rakyat tersebut. Dengan kinerja yang sangat baik, KPK membuat rakyat Indonesia tersenyum manis berharap masa depan yang lebih cerah. Ketua KPK Antasari azhar pernah berkata, “Prestasi KPK bukan dibuktikan dengan banyaknya orang yang ditahan, akan tetapi bagaimana keuangan negara itu bisa diselamatkan dan memprioritaskan uang tersebut demi kepentingan kesejahteraan rakyat”. Ungkapan tersebut merupakan bukti bahwasannya KPK merupakan lembaga yang pro rakyat yang dengan gagah barani mengamankan uang milik rakyat, dengan tujuan untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat Indonesia. Dengan adanya KPK kehidupan rakyat Indonesia menjadi lebih sejahtera, adil dan makmur. Sekarang kita tidak perlu terlalu khawatir terhadap para koruptor dan bisa sedikit tidur dengan nyenyak, karena sekarang ada KPK yang selalu siap menjaga uang kita rakyat Indonesia dan membasmi para koruptor di Negeri Indonesia tercinta. Kita harus angkat topi dan mengucapkan kata salut kepada KPK yang telah memberikan harapan baru bagi bangsa Indonesia. Terus bekerja KPK, musnahkan para koruptor dan kami rakyat Indonesia selalu siap mendukung mu !!

AZWAR YUSUF (061629)