Selasa, 16 Desember 2008
PERTEKOM : PERKEMBANGAN TELEVISI
Di himpun dari Ensiklopedia
Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia 'televisi' secara tidak formal disebut dengan TV, tivi, teve atau tipi
Perkembangan
Dalam penemuan televisi (tv), terdapat banyak pihak, penemu maupun inovator yang terlibat, baik perorangan maupun badan usaha. Televisi adalah karya massal yang dikembangkan dari tahun ke tahun. Awal dari televisi tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar, hukum gelombang elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik.
• 1876 - George Carey menciptakan selenium camera yang digambarkan dapat membuat seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda.
• 1884 - Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis.
• 1888 - Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Namun LCD baru dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.
• 1897 - Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Inilah yang menjadi dassar televisi layar tabung.
• 1900 - Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris.
• 1907 - Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan sinar katoda untuk mengirim gambar.
• 1927 - Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televisi.
• 1929 - Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT.
• 1940 - Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.
• 1958 - Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan dikemukakan Dr. Glenn Brown.
• 1964 - Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber.
• 1967 - James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.
• 1968 - Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George Heilmeier.
• 1975 - Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna.
• 1979 - Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat display warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.
• 1981 - Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis.
• 1987 - Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali.
• 1995 - Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang. Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi senilai 26 juta dolar Amerika Serikat dari perusahaan Matsushita.
• dekade 2000- Masing masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari sebelumnya.
Memang benar banyak sebagian orang mengatakan kalau gambar yang dihasilkan TV LCD dan Plasma memiliki resolusi yang lebih tinggi. Tetapi kekurangannya adalah masa atau umur TV tersebut tidak dapat berumur panjang jika kita memakainya terus-menerus jika kalau dibandingkan dengan TV CRT atau yang di kenal sebagai Tivi biasa yang kebanyakkan orang pakai pada umumnya.
Jenis televisi
• Televisi analog
Televisi analog mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase dan/atau frekuensi dari sinyal. Seluruh sistem sebelum Televisi digital dapat dimasukan ke analog.
Sistem televisi analog umum
• NTSC
• PAL
• SECAM
• Televisi digital
Televisi digital atau penyiaran digitaladalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio, dan data ke pesawat televisi.
Pengembangan televisi digital antara lain dikarenakan:
• Perubahan lingkungan eksternal
o Pasar TV analog yang sudah jenuh
o Kompetisi dengan sistem penyiaran satelit dan kabel
• Perkembangan teknologi
o Teknologi pemrosesan sinyal digital
o Teknologi transmisi digital
o Teknologi semikonduktor
o Teknologi peralatan yang beresolusi tingggi
Perkembangan baru
• Televisi digital (Digital Television, DTV)
• TV Resolusi Tinggi (High Definition TV, HDTV)
• Video Resolusi Ultra Tinggi (Ultra High Definition Video, UHDV)
• Direct Broadcast Satellite TV (DBS)
• Televisi internet
• TV Web
• Video atas-permintaan (Video on-demand, VOD)
• Perekam Video Digital
• DVD
• CableCARD™
• LCD dan Plasma display TV Layar Datar
• High-Definition Multimedia Interface (HDMI)
• The Broadcast Flag
AZWAR YUSUF
Senin, 15 Desember 2008
KONVERGENSI TEKNOLOGI
Adalah Nicholas Negroponte, Profesor Teknologi Media di MIT (Massachussetts Institute of Technology), yang menulis buku dengan judul Being Digital. Buku itu, aslinya, diterbitkan pada 1995. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 1998, Penerbit Mizan, di bawah “Seri Alaf”, menerbitkannya dalam edisi Indonesia. Sang raja media, Rupert Murdoch, berkomentar menarik tentang karya Negroponte ini, “Being Digital menyajikan fokus yang tajam tentang kemungkinan tak terhingga bagi masa depan, dan Anda tak perlu masuk MIT untuk bisa mengambil manfaat dari buku ini.”
Bayangkan, suatu pagi Anda membaca koran digital yang “dicetak” khusus untuk Anda. Dibantu oleh alat telepresence (kehadiran jarak jauh), bentuk digital Anda dapat hadir di beberapa tempat pada saat yang sama, tanpa harus berpindah sejangka pun dari rumah Anda. Banyak pekerjaan Anda akan diambil alih oleh antarmuka (penghubung) digital yang cerdas. Anda hidup di dunia digital. Ini tak terhindarkan.
Pada Kamis, 24 Februari 2008, apa yang digagas oleh Negroponte itu dihadirkan Mizan dalam bentuk “Mizan New Media”. Lewat “Mizan New Media”, Mizan Group menghadirkan layanan yang lebih komprehensif bagi masyarakat Indonesia untuk menyiasati era digital serta konvergensi media. Unit baru di dalam Mizan Group ini akan memastikan agar produk-produk Mizan dapat diakses dengan berbagai media dan pada berbagai kesempatan. “Mizan New Media” mengelola inisiatif-inisiatif konvergensi media yang telah dan akan dilakukan oleh Mizan Group.
Seperti yang dikatakan oleh Prof. Henry Jenkins (Convergence Culture Consortium, Massachussetts Institute of Technology), konvergensi adalah aliran konten (informasi, gambar, audio, video, dan lain-lain) ke pelbagai platform media, kerja sama antara pelbagai industri media, serta perilaku audiens yang memakai pelbagai media untuk mengonsumsi konten. Konvergensi media bukan saja didesain secara top-down oleh perusahaan-perusahaan yang ingin memperluas jangkauan bisnis melalui pelbagai platform media, tetapi juga secara bottom-up oleh hasrat konsumen yang ingin menggunakan media di mana pun, kapan pun, dan dalam format apa pun yang mereka inginkan.
Menurut Jenkins lagi, konvergensi bukan semata kemajuan teknologi, yaitu arah menuju adanya sebuah alat yang bisa melakukan pelbagai fungsi media. Terlebih-lebih, konvergensi adalah sebuah pergeseran budaya ketika konsumen dimungkinkan mengakses informasi dan konten yang sama (e-mail, misalnya) dalam pelbagai paltform media. Jadi, piranti keras bisa saja malah semakin beragam, tetapi konten yang akan berkonvergensi hingga bisa dibaca dalam pelbagai platform piranti keras.
Tantangan konvergensi, karenanya, ini sangat dirasakan oleh penyedia layanan content via teknologi cetak (penerbit buku, koran, dan majalah). Bagi mereka, kemampuan konvergensi ini bukan saja bisa menjadi bagian dari ikhtiar integrated marketing communication, tetapi bukan tidak mungkin menjadi harapan utama, kalau tidak satu-satunya, agar tetap survive di masa-masa datang.
AZWAR YUSUF
Kamis, 06 November 2008
Rabu, 05 November 2008
Senin, 03 November 2008
Sejarah perkembangan Internet dan Website
dua titik saja yakni antar instansi pemerintah dengan pihak kampus saja. Kemudian berkembang dan semakin banyak komputer yang terhubung kejaringan tersebut dan akhirnya ada ratusan bahkan ribuan komputer terhubung dengan jaringan tersebut, jaringan tersebut itulah yang dinamakan internet.
Pada tahun 2000 internet mencapai masa kejayaannya, Seiring dengan perkembangan zaman ke era teknologi modern ini. hampir semua orang berlomba untuk punya nama domain yang berbisnis di internet, semakin meningkat pula pengguna internet di seluruh dunia termasuk di Indonesia.
Bicara mengenai internet, sebelumnya kami ingin menjelaskan definisi daripada internet itu sendiri. World Wide Web ("WWW", atau singkatnya "Web") adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). WWW sering dianggap sama dengan Internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian daripadanya.
Kemudian disusul dengan menjamurnya .com - .com dengan beraneka ragam informasi. Semakin banyaknya situs-situs web di internet menjadikan internet sebagai wadah informasi secara global. Banyak perusahaan-perusahaan yang meletakkan data dan desain mereka di internet. Dengan memiliki website di internet anda dapat :
1.Memperlebar Ruang Promosi Selain katalog, brosur maupun iklan di media cetak, dengan memiliki website di internet juga dapat memperluas jaringan promosi anda, Karena para peminat ataupun calon pelanggan/customer anda dapat melihat informasi dari website anda kapan pun dan dimana pun.
2.Mempermudah Komunikasi Anda dapat saling berkomunikasi dengan para pelanggan maupun calon pelanggan anda melalui media internet baik melalui email maupun informasi kontak yang ada pada website anda. Sehingga memudahkan anda untuk saling berkomunikasi walaupun jarak yang jauh dan sangat menghemat waktu.
3.Berinteraksi Melalui media website yang ada di internet, anda bisa berinteraksi dengan para pengunjung website anda. Interaksi yang dapat dilakukan diantaranya adalah bisa dijadikan ajang transaksi jual-beli, forum diskusi, upload/download file dsb. Jadi website anda bukan hanya sekedar menyajikan informasi saja akan tetapi lebih dari itu dan manfaatnya pun bisa dirasakan.
Sumber diperoleh dariInternet Media Solutions
Budaya dan teknologi
Argumen Pfaffenberger didukung oleh David Hess melalui konsep relasi kekuasaan dan budaya. Hess menggunakan konsep ini untuk memahami kompleksitas operasi kekuasaan di masyarakat. Menurut Hess, tanpa adanya perspektif budaya, analisis kekuasaan akan menjadi tumpul dan hanya hanya terfokus pada sejumlah kategori sosial yang terbatas. Hasilnya adalah pengamatan dimensi kekuasaan yang sempit.Mendekati kekuasaan melalui budaya dalam teknologi mengantarkan kita ke konsep konstruksi budaya.
Konstruksi budaya tersusun melalui proses interpretasi-reinterpretasi dan produksi-reproduksi simbol, identitas, dan makna di dalam masyarakat. Aliran dari keluaran proses ini lalu ditransformasikan ke dalam artefak teknologi.Dalam kerangka konstruksi budaya ini, pengembangan teknologi menyerupai apa yang disebut Claude Levi-Strauss sebagai bricolage. Bricolage adalah aktivitas penggabungan elemen-elemen yang ada untuk memenuhi suatu tuntutan lingkungan.
Menurut Hess, teknologi modern tidak berbeda jauh dengan prinsip bricolage di mana interpretasi budaya membentuk versi teknologi di masyarakat. Dalam pola ini, seorang praktisi teknologi adalah seorang bricoleur. Dia menghasilkan suatu teknologi baru melalui rekonstruksi elemen-elemen yang sudah ada untuk dibentuk menjadi suatu teknologi "baru" dalam konteks budaya di mana dia berada. Dalam kata lain, orisinalitas teknologi ditentukan oleh konsep makna yang digunakan.
Pada tingkat praksis, konsep konstruksi budaya dalam teknologi tidak hanya untuk memahami lebih mendalam bagaimana teknologi berinteraksi dengan makna, ritual, dan nilai. Oleh Linda Layne, konstruksi budaya dapat dijadikan "tool" untuk membuat teknologi lebih manusiawi dan dapat diterima dengan baik di masyarakat. Di sini Layne menawarkan apa yang dia sebut sebagai "cultural fix" di mana nilai-nilai budaya di adopsi ke dalam konfigurasi teknologi. Hal ini dapat dilakukan melalui pemahaman makna dalam masyarakat untuk mengidentifikasi kesenjangan antara teknologi dan masyarakat dan mencari solusinya.
Sulfikar Amir Mahasiswa Program Doktor Dept Science and Technology Studies Rensselaer Polytechnic Institute di Troy, New York, Amerika Serikat
( amirs3@rpi.edu )
Sumber: Kompas Cyber Media
sistem komunikasi serat optik
Perkembangan dan penerapan teknologi telekomunikasi dunia yang berkembang dengan cepat, secara langsung ataupun tidak langsung akan mempengaruhi perkembangan sistem telekomunikasi Indonesia. Beroperasinya satelit telekomunikasi Palapa dan kemudian pemakaian SKSO (Sistem Komunikasi Serat Optik) di Indonesia merupakan bukti bahwa Indonesia juga mengikuti dan mempergunakan teknologi ini di bidang telekomunikasi. Tidak disangkal lagi bahwa serat optik akan memberikan kemungkinan yang lebih baik bagi jaringan telekomunikasi. Serat optik adalah salah satu media transmisi yang dapat menyalurkan informasi dengan kapasitas besar dengan keandalan yang tinggi. Berlainan dengan media transmisi lainnya, maka pada serat optik gelombang pembawanya tidak merupakan gelombang elektromagnet atau listrik, akan tetapi merupakan sinar/cahaya laser.
Sistem telekomunikasi ini sebenarnya sudah diteliti sejak lama, tetapi karena banyaknya kesulitan atau hambatan yang timbul terutama di dalam usaha menghilangkan kotoran dalam pembuatan serat optik. Kotoran di dalam serat optik dapat mengakibatkan rugi-rugi transmisi dan dispersi yang tidak sempurna.
Sebagaimana namanya maka serat optik dibuat dari gelas silika dengan penampang berbentuk lingkaran atau bentuk-bentuk lainnya. Pembuatan serat optik dilakukan dengan cara menarik bahan gelas kental-cair sehingga dapat diperoleh serabut/serat gelas dengan penampang tertentu. Proses ini dikerjakan dalam keadaan bahan gelas yang panas. Yang terpenting dalam pembuatan serat optik adalah menjaga agar perbandingan relatif antara bermacam lapisan tidak berubah sebagai akibat tarikan. Proses pembungkusan seperti pemberian bahan pelindung atau proses pembuatan satu ikat kabel yang terdiri atas beberapa buah hingga ratusan kabel pengerjaannya tidak berbeda dengan pembuatan kabel biasa.
Keunggulan Transmisi Serat Optik
Sistem transmisi serat optik ini dibandingkan dengan teknologi transmisi yang lain mempunyai beberapa kelebihan, antara lain :
1.Redaman transmisi yang kecil.
Sistem telekomunikasi serat optik mempunyai redaman transmisi per km relatif kecil dibandingkan dengan transmisi lainnya, seperti kabel coaxial ataupun kabel PCM. Ini berarti serat optik sangat sesuai untuk dipergunakan pada telekomunikasi jarak jauh, sebab hanya membutuhkan repeater yang jumlahnya lebih sedikit.
2.Bidang frekuensi yang lebar
Secara teoritis serat optik dapat dipergunakan dengan kecepatan yang tinggi, hingga mencapai beberapa Gigabit/detik. Dengan demikian sistem ini dapat dipergunakan untuk membawa sinyal informasi dalam jumlah yang besar hanya dalam satu buah serat optik yang halus.
3.Ukurannya kecil dan ringan
Dengan demikian sangat memudahkan pengangkutan pemasangan di lokasi. Misalnya dapat dipasang dengan kabel lama, tanpa harus membuat lubang polongan yang baru.
4.Tidak ada interferensi
Hal ini disebabkan sistem transmisi serat optik mempergunakan sinar/cahaya laser sebagai gelombang pembawanya. Sebagai akibatnya akan bebas dari cakap silang (cross talk) yang sering terjadi pada kabel biasa. Atau dengan perkataan lain kualitas transmisi atau telekomunikasi yang dihasilkan lebih baik dibandingkan transmisi dengan kabel. Dengan tidak terjadinya interferensi akan memungkinkan kabel serat optik dipasang pada jaringan tenaga listrik tegangan tinggi (high voltage) tanpa khawatir adanya gangguan yang disebabkan oleh tegangan tinggi.
5.Kelebihan lain, antara lain
Adanya isolasi antara pengirim (transmitter) dan penerimanya (receiver), tidak ada ground loop serta tidak akan terjadi hubungan api pada saat kontak atau terputusnya serat optik. Dengan demikian sangat aman dipasang di tempat-tempat yang mudah terbakar. Seperti pada industri minyak, kimia, dan sebagainya.
Prinsip Kerja Transmisi pada Serat Optik
Berlainan dengan telekomunikasi yang mempergunakan gelombang elektromagnet maka pada serat optik gelombang cahayalah yang bertugas membawa sinyal informasi. Pertama-tama microphone merubah sinyal suara menjadi sinyal listrik. Kemudian sinyal listrik ini dibawa oleh gelombang pembawa cahaya melalui serat optik dari pengirim (transmitter) menuju alat penerima (receiver) yang terletak pada ujung lainnya dari serat. Modulasi gelombang cahaya ini dapat dilakukan dengan merubah sinyal listrik termodulasi menjadi gelombang cahaya pada transmitter dan kemudian merubahnya kembali menjadi sinyal listrik pada receiver. Pada receiver sinyal listrik dapat dirubah kembali menjadi gelombang suara.
Tugas untuk merubah sinyal listrik ke gelombang cahaya atau kebalikannya dapat dilakukan oleh komponen elektronik yang dikenal dengan nama komponen optoelectronic pada setiap ujung serat optik.
Dalam perjalanannya dari transmitter menuju ke receiver akan terjadi redaman cahaya di sepanjang kabel serat optik dan konektor-konektornya (sambungan). Karena itu bila jarak ini terlalu jauh akan diperlukan sebuah atau beberapa repeater yang bertugas untuk memperkuat gelombang cahaya yang telah mengalami redaman.
Jenis Serat Optik
Berdasarkan sifat karakteristiknya maka jenis serat optik secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 yaitu :
1.Multimode
Pada jenis serat optik ini penjalaran cahaya dari satu ujung ke ujung lainnya terjadi dengan melalui beberapa lintasan cahaya, karena itu disebut multimode. Diameter inti (core) sesuai dengan rekomendasi dari CCITT G.651 sebesar 50 m m dan dilapisi oleh jaket selubung (cladding) dengan diameter 125 m m.
Sedangkan berdasarkan susunan index biasnya serat optik multimode memiliki dua profil yaitu graded index dan step index. Pada serat graded index, serat optik mempunyai index bias cahaya yang merupakan fungsi dari jarak terhadap sumbu/poros serat optik. Dengan demikian cahaya yang menjalar melalui beberapa lintasan pada akhirnya akan sampai pada ujung lainnya pada waktu yang bersamaan. Berlainan dengan graded index, maka pada serat optik step index (mempunyai index bias cahaya sama) sinar yang menjalar pada sumbu akan sampai pada ujung lainnya dahulu (dispersi) Hal ini dapat terjadi karena lintasan yang melalui poros lebih pendek dibandingkan sinar yang mengalami pemantulan pada dinding serat optik. Sebagai hasilnya terjadi pelebaran pulsa atau dengan kata lain mengurangi lebar bidang frekuensi.
Oleh karena itu secara praktis hanya serat optik graded index sajalah yang dipergunakan sebagai saluran transmisi serat optik multimode.
2.Single Mode
Serat optik single mode/monomode mempunyai diameter inti (core) yang sangat kecil 3 – 10 m m, sehingga hanya satu berkas cahaya saja yang dapat melaluinya. Oleh karena hanya satu berkas cahaya maka tidak ada pengaruh index bias terhadap perjalanan cahaya atau pengaruh perbedaan waktu sampainya cahaya dari ujung satu sampai ke ujung yang lainnya (tidak terjadi dispersi). Dengan demikian serat optik singlemode sering dipergunakan pada sistem transmisi serat optik jarak jauh atau luar kota (long haul transmission system). Sedangkan graded index dipergunakan untuk jaringan telekomunikasi lokal (local network).
Tim Elektron HME-ITB
elektron@hme.ee.itb.ac.id
Jumat, 17 Oktober 2008
KPK, BAGAIKAN OASE DI TENGAH GURUN PASIR
Kini, mulai tampak secercah harapan baru untuk meredam dan mengatasi kebiadaban “tikus-tikus” tersebut. Pada tanggal 29 desember 2003, telah dibentuk lembaga kebal hukum yang bebas bergerak kemanapun. Eksekutif, legislatif, yudikatif dan lembaga-lembaga pemerintahan yang lain dapat langsung “diobok-obok” oleh lembaga “baru” tersebut. “Tikus-tikus” yang selama ini bebas berkeliaran “memakan” uang rakyat. Kini mereka semua harus harap-harap cemas setelah terbentuknya lembaga “ular” yang dengan licin berliuk-liuk siap memangsa “tikus-tikus” tersebut. Lembaga “ular” itu bernama KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), yang dengan sigap dan siap berkomitmen untuk memberantas korupsi yang suda sedemikian parah di indonesia, khususnya dilembaga pemerintahan. KPK bagaikan oase ditengah gurun pasir, memberikan harapan baru yang dapat membasahi ditengah kekeringan moral para koruptor.
Tindak-tanduk kinerja KPK sudah terlihat tajinya. Tidak lama setelah presiden Megawati soekarno putri melantik ketua KPK pertama dibawah pimpinan Taufikkurahman ruqi. KPK berhasil menyeret pejabat publik yang melakukan tindakan korupsi. Kasus fenomenal tindakan korupsi yang berhasil diungkap adalah kasus korupsi yang dilakukan oleh lembaga KPU (Komisi Pemilihan Umum). KPK menyeret ketua KPU Nazarudin samsudin, anggota KPU Mulyana W kusuma dan beserta anggota KPU lain yang melakukan tindakan korupsi dalam hal pendistribusian logistik dan surat suara yang dapat merugikan negara sebesar Rp. 500 milyar lebih. Itu merupakan gebrakan besar yang dilakukan KPK. Lembaga “baru” tersebut berhasil membongkar praktik-praktik kotor dilembaga penyelenggara pemilu 2004 tersebut. Tidak hanya kasus KPU saja yang berhasil diungkap KPK. Kasus fenomenal lainnya adalah KPK berhasil menyeret Gubernur Nangroe Aceh Darussalam (NAD) Abdullah puteh kedalam jeruji besi. Abdullah puteh melakukan tindakan korupsi menggelapkan dana untuk pembelian helikopter. Selain itu, KPK masih terus mengungkap kasus-kasus korupsi lainnya. Selama empat tahun dibawah ketua KPK pertama Taufikkurahman ruqi, KPK menunjukan taringnya. KPK menjadi sebuah lembaga yang disegani dan momok yang menakutkan bagi para koruptor.
Setelah habis masa tugas empat tahun, kepengurusan KPK dibawah Taufikkurahman ruqi berpindah tangan. Pada tanggal 18 desember 2007, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik ketua KPK yang baru, Antasari azhar. Dibawah pimpinan Antasari azhar diharapkan kinerja KPK menjadi lebih baik dan semakin buas memangsa para koruptor layaknya singa kelaparan. Harapan itu terbukti. Baru empat bulan setelah dilantik, KPK berhasil mengungkap kasus-kasus korupsi besar. Kasus korupsi BLBI yang selama ini sulit dijamah. Kini, telah berhasil diungkap oleh KPK. Arthalita suryani yang terjerat kasus BLBI berhasil ditangkap dan juga ikut terseret jaksa Urip tri gunawan yang menerima suap 610.000 dolar AS. KPK juga berhasil “mengobok-obok” Bank Indonesia (BI). Mantan Gubernur BI Burhanudin abdullah, Direktur hukum BI Oey hoey tiang dan mantan Kepala biro BI Surabaya Rusli simanjuntak terjerat kasus korupsi penggunaan dana YPPI sebesar Rp 100 milyar. Kasus korupsi lain yang ada di BI terus diungkap. Anggota DPR RI dari partai Golkar Hamka yandhu ikut terjerat. Hamka yandhu menerima aliran dana haram dari BI sebesar RP 31,5 milyar. KPK terus membongkar kasus korupsi di lembaga legislatif. Anggota DPR Al amin nasution berhasil diseret KPK ke pengadilan dalam kasus menerima dana haram untuk alih fungsi hutan lindung di daerah Bintan Kepulauan Riau. KPK tidak hanya membongkar kasus korupsi di DPR dan BI saja. KPK berhasil membongkar kasus korupsi di tubuh POLRI. Mantan Kapolri Rusdiharjo berhasil dijerat KPK dalam kasus pungli pada pengurusan dokumen keimigrasian sebesar Rp 15 milyar. KPK memang merupakan sebuah lembaga yang super body yang bebas bergerak kemanapun untuk mengungkap kasus korupsi yang ada di Indonesia.
Terbongkarnya kasus-kasus besar tersebut merupakan bukti kinerja KPK yang semakin baik. KPK tidak pandang bulu dalam membasmi para koruptor. KPK berhasil mengamankan uang rakyat yang saat ini sedang gencar dilirik oleh para koruptor yang tak tahu diri yang siap memakan uang milik rakyat tersebut. Dengan kinerja yang sangat baik, KPK membuat rakyat Indonesia tersenyum manis berharap masa depan yang lebih cerah. Ketua KPK Antasari azhar pernah berkata, “Prestasi KPK bukan dibuktikan dengan banyaknya orang yang ditahan, akan tetapi bagaimana keuangan negara itu bisa diselamatkan dan memprioritaskan uang tersebut demi kepentingan kesejahteraan rakyat”. Ungkapan tersebut merupakan bukti bahwasannya KPK merupakan lembaga yang pro rakyat yang dengan gagah barani mengamankan uang milik rakyat, dengan tujuan untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat Indonesia. Dengan adanya KPK kehidupan rakyat Indonesia menjadi lebih sejahtera, adil dan makmur. Sekarang kita tidak perlu terlalu khawatir terhadap para koruptor dan bisa sedikit tidur dengan nyenyak, karena sekarang ada KPK yang selalu siap menjaga uang kita rakyat Indonesia dan membasmi para koruptor di Negeri Indonesia tercinta. Kita harus angkat topi dan mengucapkan kata salut kepada KPK yang telah memberikan harapan baru bagi bangsa Indonesia. Terus bekerja KPK, musnahkan para koruptor dan kami rakyat Indonesia selalu siap mendukung mu !!
AZWAR YUSUF (061629)
Senin, 22 September 2008
Banten Tv, Stasiun Tv lokal Banten.
Di era sekarang ini hampir semua lapisan masyarakat dapat menikmati acara televisi. Sehingga tak ayal, sekarang ini banyak stasiun televisi yang berdiri. Tujuan mendirikan stasiun televisi dikarenakan faktor bisnis yang melihat pangsa pasar yang mendukung untuk berkembangnya dunia pertelevisian. Persaingan pun kian marak di antara stasiun tv yang ada. Tidak hanya perusahaan stasiun tv yang bersifat nasional, tapi kini di daerah-daerah pun perusahaan stasiun tv bermunculan.
Propinsi banten kini memiliki perusahaan stasiun tv lokal yang bernama Banten Tv yang baru tiga tahun berdiri. Suatu kebanggaan ketika tiap-tiap daerah memiliki stasiun tv lokal sendiri. Latar belakang berdirinya Banten Tv ini di karenakan adanya peraturan yang dibuat oleh pemerintah agar tiap-tiap daerah memliki stasiun tv lokal dan stasiun tv nasional yang sudah ada harus berjaringan langsung terhadap stasiun tv lokal untuk menayangkan suatu acara. Peraturan pemerintah tersebut baru bisa dilaksanakan pada tahun 2009. Selain itu, latar belakang mendirikan stasin tv lokal karena faktor bisnis untuk meraup keuntungan.
Dengan usia yang masih muda wajar jika Banten Tv memiliki kendala dalam proses penyiaran. Siaran Banten Tv tidak dapat menjangkau seluruh wilayah banten karna keterbatasan jangkauan dari pemancar. Segmentasi acara yang ditampilkan pun beragam. Terdiri dari acara hiburan, pendidikan, dan news (berita). Dalam melakukan perekrutan tenaga kerja, Banten Tv lebih memprioritaskan Fresh graduate yang memiliki kamampuan dibidangnya.Tidak hanya dari lulusan bidang broadcast saja, melainkan dari berbagai bidang akademik pun dapat masuk Banten Tv asalkan memiliki kemampun.
Banten Tv memiliki kekurangan-kekurangan, diantaranya : Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih kurang, ketersediaan alat yang kurang mendukung, acara-acara di Banten tv masih menampilkan acara-acara yang ditampilkan oleh stasiun tv lain, dan program acara yang membosankan para konsumen.
Banten Tv juga memliki kelebihan-kelebihan, diantaranya : Dengan didirikanya Banten Tv dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Banten, karena prioritas perekrutan tenaga kerja lebih ditekankan pada masyarakat Banten.
Ditengah banyak kelemahan dan kekurangan yang dialami Banten Tv, setidaknya Banten Tv masih tetap berusaha untuk berkembang menjadi stasiun tv yang lebih baik dan terus berkarya menghasilkan program-program acara yang berkualitas, karena Banten Tv merupakan satu-satunya Stasiun tv lokal di Banten.
Senin, 15 September 2008
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI
Perkembangan Teknologi komunikasi di Indonesia sampai dengan saat ini berkembang dengan pesat seiring dengan pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam bidang Informasi dan Komunikasi sehingga mampu mendukung perkembangan Teknologi Informasi, mulai dari sistem komunikasi sampai dengan alat komunikasi yang searah maupun dua arah (interaktif). Kemajuan teknologi saat ini sangat berkembang pesat dan membantu manusia untuk berinteraksi satu sama lain tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu. Zaman dahulu sebelum berkembangnya teknologi, orang-orang Indonesia harus menempuh jarak yang jauh untuk mengantarkan sebuah surat atau pesan kepada orang lain, tetapi lain dengan jaman sekarang yang memudahkan arus komunikasi dan teknologi, yakni seperti telepon, fax, handphone, dll. Kemudahan yang diberikan oleh teknologi tersebut mencakup banyak hal serta merambah berbagai aspek kehidupan, mulai dari bisnis hingga pendidikan.
Teknologi ini berkembang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia agar dalam kehidupannya dapat lebih mudah berkomunikasi ataupun melakukan sesuatu. Teknologi media komunikasi memang memberi kemudahan dalam hidup kita. Kita tidak perlu lagi membuang waktu, biaya dan tenaga yang besar hanya untuk berkomunikasi dengan orang lain dimanapun mereka berada.
Dengan adanya perkembangan teknologi juga dapat menimbulkan dampak positif dan negatif :
Dampak Positif :
1. Teknologi komunikasi dapat berguna sebagai media komunikasi dan banyak digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain dan mencari informasi..
2. Kemudahan memperoleh informasi, sehingga manusia tahu perkembangan dunia luar dan apa saja yang terjadi.
Dampak Negatif :
1. Mengurangi sifat sosial manusia karena dapat menjadikan manusia lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
2. Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat, dan dapat mengikis nilai-nilai adat istiadat.
AZWAR YUSUF